Selasa, 23 September 2014

Pemimpin = Neraka



          Di era global sekarang, persaingan dalam memperebutkan kursi untuk menjadi seorang pemimpin sangat meluap. Satu per satu calon pemimpin saling mempromosikan bahwa ia-lah orang yang pantas menjadi pemimpin. Apa mereka semua tidak menyadari bahwa menjadi seorang pemimpin sangatlah berat pertanggung jawabannya??? Penjelasan itu semua sudah terdapat dalam Al Qur’an dan khususnya pada surat Gafir ayat 47 dibawah ini.
“dan (ingatlah), ketika mereka berbantah-bantahan dalam neraka maka orang yang lemah berkata pada orang-orang yang menyombongkan diri, sesugguhnya kami dahulu adalah pengikut-pengikutmu maka dapatkah kamu melepaskan sebagian (azab) api neraka yang menimpa kami?” (QS. Gafir, 40:47)
            Terjemahan dari ayat Gafir diatas yag menjelaskan bahwa sebenarnya orang-orang didalam Neraka saling meminta pertolongan. Mengapa mereka Saling meminta pertolongan??? Situasi didalam Neraka yang sangat panas lagi penuh perdebatan sengit. Orang-orang yang lemah menyalahkan para pemimpin mereka. Mereka menuntut para pemimpin mereka untuk bertanggung jawab melakukan sesuatu yang dapat menyelamatkan mereka dari siksaan api neraka. Para pemimpin menjawab bahwasannya mereka sama-sama tidak memiliki kemampuan untuk menyelamatkan diri sendiri ataupun orang lain. Akhirnya, mereka menyeru para penjaga Neraka agar penjaga-penjaga itu memohonkan keringanan kepada Allah dari siksaan yang menimpa mereka. Akan tetapi, tetap saja kesalahan dan dosa mereka harus dipertanggung jawabkan dengan siksaan yang sungguh-sungguh pedih dan berat. Maka dari itu, tidakkah manusia telah diperingatkan jauh sebelum semua itu terjadi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar